Elektronika : Rangkaian Flip Flop

Rangkaian Flip Flop adalah rangkaian yang menghasilkan logika 0 atau 1. Pada rangkaian yang banyak digunakan, rangkaian flip flop menghasilkan logika 0 dan 1 secara bergantian dan dalam jangka waktu tertentu. Rangkaian ini banyak dipakai untuk membuat lampu menyala secara berkedip atau dua lampu menyala secara bergantian. Di kasus lain rangkaian flip flop ini digunakan untuk memberikan clock pada rangkaian digital.

Rangkaian Flip Flop bila dibandingkan dengan fungsi dari gerbang logic dasar serta kombinasi adalah sangat jauh berbeda. Penyebabnya adalah karena keluaran dari flip flop itu sering menggantung di keadaan awal. Keadaan ini dapat juga bisa menjadikan keluarannya menjadi kondisi memory atau tidak berubah keluarannya. Nah inilah yang menjadi penyebab kenapa flip flop itu lebih sering dipakai untuk elemen memori.

Pada rangkaian flip flop yang sederhana, komponen yang digunakan adalah transistor sebagai komponen utama, resistor, kapasitor, lampu LED dan juga disertai sumber tegangan agar rangkaian dapat bekerja.

Rangkaian Flip Flop

Untuk merubah memory yg ada pada flip flop, kita harus memberikan clock pd masukan-nya. Rangkaian dasar yg berupa latch lah yang sebenarnya menjadi penyusun flip flop.  Untuk jenis latch yg digunakan adalah memakai jenis latch – RS. Jenis latch tersebut digunakan karena bisa dibentuk dr gerbang logic NOR dan NAND. Berbeda dengan fungsi awalnya yg sangat tergantung dengan kondisi tertentu. Keadaan ini juga yg mengakibatkan tidak berubahnya keluaran.

Apabila latch di kedua kaki memiliki logic 0, akan menyebabkan keluaran flip flop nggak akan berubah atau sama seperti pada keadaan semula. Sebaliknya bila latch itu memiliki logic 1, akan menyebabkan keluaranna dari flip flop menjadi tidak bisa kita tentukan. Penyebabnya adalah keadaannya yang tidak tergantung dengan komponen lain-lainnya. Flip Flop – RS sendiri dibangun dr gerbang logic AND yg saling dihubungkan secara silang.

Semua transistor yg keadaannya masih on menjadikan kapasitor tersambung dgn kaki kolektron dan akhirnya diisi dengan muatan. Namun bila hanya salah satu transistor saja yang on, maka transistor lainnya akan menjadi off. Reaksi tersebut akan terus menerus terjadi dengan berganti-gantian yang menyebabkan aliran lampu yang menyala, yang kita sebut sebagai rangkaian flip flop.

Komentar Untuk Elektronika : Rangkaian Flip Flop :

One comment

  1. maaf skema diatas seharusnya menggunakan transistor fcs 9013 (jenis NPN), kalau tetap pakai fcs9012(PNP) kutub baterai harusnya dibalik – diatas dan + dibawah rangkaian baru bisa bekerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top